Senin, 24 Agustus 2009

Makna Sebuah Titipan






Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,

bahwa :

sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Allah
bahwa ru
mahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu
diminta kembali oleh-Nya?

Ketika diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan
bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti
matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...



"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"




- WS Rendra -





Kamis, 20 Agustus 2009

PINK- Please don't leave me!



Creepy! LOL ^^
but so gooood....hahaha



here's the lyric:

Pink-please dont leave me

Da da da da, da da da da
Da da da da-da da

I don't know if I can yell any louder
How many time I've kicked you outta here?
Or said something insulting?
Da da da da-da
I can be so mean when I wanna be
I am capable of really anything
I can cut you into pieces
when my heart is... broken

Da da da-da da
Please don't leave me
Please don't leave me
I always say how I don't need you
But it's always gonna come right back to this
Please, don't leave me

How did I become so obnoxious?
What is it with you that makes me act like this?
I've never been this nasty
Can't you tell that this is all just a contest?
The one that wins will be the one that hits the hardest
But baby I don't mean it
I mean it, I promise

Da da da-da da
Please don't leave me
Da da da-da da
Please don't leave me
Da da da-da da
I always say how I don't need you
But it's always gonna come right back to this
Please, don't leave me

I forgot to say out loud how beautiful you really are to me
I can't be without, you're my perfect little punching bag
And I need you, I'm sorry.

Da da da da, da da da da
Da da da da-da da
Please, please don't leave me

Baby please don't leave me
No, don't leave me
Please don't leave me no no no
You say I don't need you but it's always gonna come right back,
It's gonna come right back to this.
Please, don't leave me.
No.
No, don't leave me
Please don't leave me, oh no no no.
I always say how I don't need you
But it's always gonna come right back to this

Please don't leave me
Please don't leave me




Pip, Luv this crazy song n
my perfect little punching bag ^^



Senin, 17 Agustus 2009

Dag Dig Dugderan!!!

Karena kebetulan minggu ini aku lagi pulang ke Semarang, pagi ini aku menemani papaku jalan sehat di pagi hari. Rute pagi ini: rumah-citarum-jl.arteri soekarno-hatta-citarum-rumah lagi. Niatnya siy emang pengen sekalian liat2 dugderan yang tahun ini diselenggarakan di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, yang kebetulan tidak jauh dari rumahku.

Dugderan sendiri merupakan festival yang diadakan di kota Semarang selama seminggu sebelum bulan Ramadhan dimulai. Pada hari terakhir dugderan atau H-1 Ramadhan,biasanya akan ditutup dengan karnaval yang dimulai dari Masjid Kauman sampai ke MAJT.




Dugderan ini katanya udah dimulai sejak jaman kolonial, yaitu sekitar tahun 1881. Digagas oleh bupati Semarang waktu itu, RMTA Purbaningrat, yang bertujuan untuk menentukan waktu awal dimulainya puasa (waktu itu sering terjadi perbedaan pendapat dari berbagai aliran). Jadi bapak bupati memberanikan diri menentukan dan menyeragamkan awal mulai puasa, yang ditandai dengan upacara dibunyikannya bedug sebanyak 17 kali (dug...dug..dug) dan dilanjutkan dengan dibunyikannya meriam sebanyak 7 kali (Der..der...der...) jadilah kata DUG...DER...an...DUGDERAN!! ^^

Dulu mulanya dugderan diadakan di pelataran masjid kauman, kemudian dipindah ke ruas jalan H Agus Salim, didepan pasar johar. Pada tahun2005, dugderan dipindah ke areal city walk polder tawang, dan sejak tahun 2008 dugderan dipindah lagi ke kawasan masjid Agung jawa Tengah yang lebih luas.

Rasanya sudah lamaa banget aku ga pergi ke dugderan. Kalau ga salah, terakhir aku pergi ke dugderan itu waktu aku kelas 6 SD, tahun 1998. Woow,, sudah 11 tahun berarti.. Tua banget ya aku..hehe ^^

Namun, ternyata walaupun sudah 11 tahun, barang-barang yang dijual di pasar rakyat dugderan ga banyak berubah lho.. Masih ada mainan pasaran dari gerabah, peralatan dapur seperti piring, gelas, teko, mangkok, kompor, ulekan, dll. Yang dari seng juga masih ada, kompor mini, wajan, timbangan, termos, dll. Masih ada juga gasing, kapal otok-otok (itu lho,,kapal uap yang kalo jalan bunyinya tok..otok..otok...), gamelan mini, mobil-mobilan kayu , aneka kembang api dan mercon atau petasan, celengan gerabah bentuk anjing, kucing, ayam, sapi, macan, kelinci, dll..makanan dan minuman yang dijual juga masih banyak yang sama, bolang-baling, kurma, gulali, dll. Permainan seperti bianglala, tong setan, rumah hantu, dsb juga masih eksis lho..



Hewan khas yang cuma ada di dugderan juga tetep ada, yaitu WARAK NGENDOG!
Warak adalah mainan berbentuk hewan fiktif yang berbentuk seperti perpaduan naga dan macan dengan badan bersisik (menurutku;p), terbuat dari kayu di balut dengan kertas warna-warni, dan beroda sehingga bisa ditarik jalan. Namun, setelah aku mencari tahu lebih lanjut, ternyata menurut sejarawan Amen Budiman (almarhum), warak sendiri merupakan hewan yang menggambarkan akulturasi budaya yang terjalin harmonis di kota semarang. yaitu, perpaduan antara etnis china, ditandai dengan badan bersisik dan kepala berbentuk naga, hewan khas china, leher yang panjang seperti buroq dari arab, serta badan berbentuk kambing jawa. Tiga etnis tersebut merupakan etnis yang banyak terdapat di kota Semarang. Jadi warak menggambarkan ke-bineka tunggal ika-an yang terjalin di kota Semarang. Sungguh salut kepada pencipta warak!! *standing applaus* ^^ Sedangkan disebut ngendog atau bertelur karena warak biasanya dijual sambil disertai telur asin/telur rebus sebagi pertanda hewan itu sedang bertelur (waktu itu jaman sedang susah, dan telur saat itu merupakan makanan mewah). Jadi para orang tua sering membujuk anaknya untuk puasa dengan membelikan warak ngendog ^^




Berjalan-jalan di area dugderan membuatku teringat masa kecilku. Dulu setiap tahun aku selalu pergi bersama nenek dan kakak-kakakku untuk membeli pasaran dari gerabah yang sering kita sebut krewengan. walaupun sisa mainan yang dari tahun kemaren masih ada,, tetep harus beli yang baru lagi dunk..hehehe ;p



huuufff,,,how i miss my childhood..



Semoga nanti klo aku punya anak, tradisi dugderan masih berlanjut, jadi aku bisa beliin anakku krewengan dan warak ya...hehe ^^




Pip, Luv Semarang city...

Sabtu, 15 Agustus 2009

takut



aku takut berharap

karena bila kenyataan tak sesuai harapanku, aku akan terluka
aku takut terluka, jadi lebih baik aku tak berharap

untuk sekarang ini...




Minggu, 09 Agustus 2009

"anak jaman sekarang keberatan badan!"


Minggu pagi ini,, aku dan dita pergi ke Grha Sabha Pramana, dengan niat awalnya siy mau jogging. hehe..Kalau minggu pagi di GSP memang penuh banget dengan para atlet dadakan dari seantero UGM dan sekitarnya.

Dengan niat dan tujuan suci ingin menyehatkan dan menguruskan badan. Berangkatlah kami dari kos sekitar pukul 6 lewat (banyak). Langsung kami menuju track joging di sebelah barat GSP. Streching2 bentar, sambil diajak kenalan sama ibu2 yg lagi nyari jodoh 'seorang calon dokter' buat anaknya! (sumpe de, tu ibu niat bgt nyariin jodoh anaknya mpe ke sunmor!). Untung,,kita udah ketuaan buat anaknya yang masih semester2 awal...hihi ^^

Well,,setelah otot2 meregang, bergabunglah kami dengan para pelari dadakan yg sudah lebih dulu berada di lintasan. Biar ga kaget pertama-tama jalan cepat dulu,,dilanjutkan lari-lari kecil,, dan kemudian lari-lari besar.

Wah, ternyata baru 1 putaran kita udah capek! hehe,,ya maklumlah,,namanya juga sibuk, jarang olah raga,,klo dipaksain tar malah jadi penyakit repot kan?! (ngeles mode: on) ;p
Jadi kembalilah kami berjalan santai di lintasan...
Tiba-tiba di samping kami muncul bapak-bapak(lebih tepatnya mbah2 siy) yang menyalip kami dengan berlari hanya dengan 1 kaki! Bukan, bukan karna buntung,,kaki mbah nya lengkap qo,,cuma mungkin dy lg iseng ato mo unjuk kekuatan kali ya..tapi beneran cepet lho larinya...ckckckc...
Merasa diliatin,,si mbah gantian ngliatin kami..mandang dari atas-bawah-atas-bawah,,trus ngomong sama bapak2 temennya: "ANAK MUDA JAMAN SEKARANG APA PADA KEBERATAN BADAN SEMUA YA,, GA MAU LARI!", sambil menunjuk aku dan dita yang sialnya emang lagi jalan leha-leha..damn! menghina bgt mbahnya,,mentang2 udah tua masih seger menghina yg muda dan lemah(??)
siaul..anak muda kan juga bisa cape..kan dia ga tw kita udah lari brapa putaran...
(ngeles mode: still on)

Sebel dikatain gitu,,kita langsung ambil gaya start berdiri dan ancang-ancang lari lagi. Tapi ternyata oh ternyata setengah putaran kita udah ga kuat lagi,,jalan lagi deh..hehe
Emang dasar nasib sial ya,,pas kita lagi jalan kecapekan itu,,eh kita papasan lagi ma itu simbah. Daaaann,,,dengan pandangan menghina sambil senyum tuw-kan-anak-muda-emang-keberatan-badan dia sekali lagi menatap kami atas-bawah-atas-bawah! aseeeemm....hix

Mau ga mau terpaksa lah kami lari lagi...seperempat putaran aja...(karna tyt emg lari itu capek bgt!). Tapi kali ini aku udah bertekad bakal menunjukkan pada simbah klo anak muda jg bisa lari,,sengaja kuikuti pergerakan simbah dengan ekor mataku. Pas udah deket dan mau papasan lagi,,langsung kuajak dita lari kencang dengan semangat dan tenaga yang tersisa. Sok-sokan acting olahragawan, eh olahragawati gt di depan simbah,,eh,,waktu papasan,,simbah malah asik ngliatin anjing gede yang ada di luar lintasan. Dia nengok ke arah berlawanan lho,,selama kami lari kencang itu,,entah sengaja entah tidak! Siauuuullll....woi, mbah nengok sini dunk! orang udah kecapekan gini lho ga diperhatiin...huhuhuww T_T
Karena udah ga kuat lagi,,terpaksa lah kami keluar dari jalur lintasan dan pergi ke Sunmor di lembah untuk belanja dan makan..hehe ^^

huuuuff,,,,hosh..hosh...cuapeeeekkk.....
mungkin memang benar adanya kata simbah, anak muda jaman sekarang pada keberatan badan....atau cuma kami saja??? hix... T__T