Some people say 'what is a name?!', but i say 'name is everything'!
Yep,,for me name is everything. Name is a prayer that our parents give to us. A prayer that we carry a lifetime. And believe it or not name often reflect who we are. I totally agree with opinion that say our name will affect our character. well,,maybe it's relate with the insight prayer given by our parent that heard and answered by God.
In my religion, Islam, name has a very important role and particular significance. Name as well as a prayer, also as an identity in the afterlife. The Prophet Mohammad said: "Truly, on the Day of Judgement you will be called by your name and your father's name, then make a good names" (H.R Muslim).
So,, parents should make good name for their children as a prayer and education for their child. The examples of the good names is the names of the prophets or other good figures. By giving these good names, hopefully will give good influence to the childrens's personality, so that children can have an ideal figure that can be imitated by hearing history lived from the name given to him/her.
Do not give a child name because the name sounds good, give a name that means good or the name of good figures because a person's name will have impact on the character and will stick throughout the life.
My name is Novitria Zahrotul Malikha
it means:
Novi= November (because i was born in November)
Tria= Three (because i'm the third child)
Zahrotul= from the word Zahra means flower
Malikha= beautiful/ good/ nice/ pretty
So my name means "The third child who was born in November and become a beautiful flower"
Maybe my parents gave me that name because i was an ugly baby. Yeah i can tell from the look of my baby face in the family album. Well, I was really fat, pale white skin, red hair and thin, broad forehead, very pug nose, and very chubby cheeks. Not so attractive..eh..but now,,I think I'm pretty enough (at least some people who-are-not-my-family-or-being-paid said so) ^^ hohoho
Yes I've changed. I metamorphosed. Deep in my heart I think it's because the prayer given by my parents. I couldn't be more grateful to my mom and dad for the name they gave to me.
So, I tell you again, my name is Novitria Zahrotul Malikha, and I think it's the most beautiful prayer I've ever heard....^^
Pip,what is your name ?
Minggu, 29 Agustus 2010
What is a name? Name is everything!
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
6:24 PM
1 komentar
Label: Confessions of a Drama Queen, juz a random thought, Story of My Life
Kamis, 22 Juli 2010
Indomie seleraku dan seleranya

Sejak kecil saya hobi banget makan indomie. Mau indomie goreng atau indomie godok, pokoknya hampir tiap hari dulu saya makan indomie. Mungkin itu sebabnya ya badan saya mrungkel kriting ga bisa tinggi. hehe ;p
Dan walaupun sekarang ini sudah banyak merk2 mie instan lain yang beredar di pasaran, Indomie tetaplah menjadi makanan favorit saya. Menurut saya bumbu dan kekenyalan Indomie paling pas dan enak rasanya di banding yang lain.
Well,,tulisan ini bukan bermaksud ngiklanin indomie lho,, saya cuma pengen cerita aja kalau saya sebagai bangsa Indonesia dan penggemar berat Indomie bangga dengan Indomie sebagai produk asli Indonesia yang ternyata ga cuma disukai di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Yup,,bule2 di luar sana ternyata juga suka lho sama yang namanya INDOMIE.
Pasti pada nanya,,kok tau??
Mmm,,sebenernya ga ada penelitian khusus atau market research yang saya lakukan siy, cuma kakak saya yang kebetulan kemaren kuliah di Australia cerita kalau temen2 bulenya semua pada suka sama yang namanya Indomie, terutama Indomie goreng, dibanding merk2 mie instan keluaran negara lain kaya dari china, korea ataupun malaysia. Bahkan yang orang-orang china sendiri juga suka makan indomie lho..hehe
Jadi ceritanya pada suatu sore si kakak dan teman2 kuliahnya lagi berkumpul di rumah kos salah seorang dari mereka, yaitu si bule Canada. Terus tiba-tiba para bule-bule ini pada ngerasa laper dan pengen makan, langsunglah si bule Canada ini menjamu tamu-tamunya dengan Indomie goreng. And surprisingly,,they all are familiar with Indomie goreng. Ternyata para bule2 lainnya juga udah pada sering makan indomie goreng. Dan mereka semua memuji rasa Indomie yang enak dibanding mie2 lainnya.
Mereka bilang: "I like this goreng-goreng (tulisan di pembungkus indomie : MIE GORENG). This goreng-goreng is so delicious. As Indonesian, you should proud, this is the best Instant noodles. Btw what does 'mie goreng' mean?"
Hwehehe..see,,even bules like it..
Dan masih kata si kakak lagi,, baik di Indo atopun di luar negri yang namanya anak kos tetep aja pada hobi makan mie instan, terutama klo keuangan lagi mepet. Jadi mereka suka nyetok mie instan 1 kardus, 2 kardus gitu..
and she think Indomie is one of their favourite for emergency food. Si kakak sering liyat kalau di supermarket gitu banyak mahasiswa (asing maupun indo) pada beli Indomie 1 kardus, 1 kardus gitu.
Di sana Indomie emang sudah dijual di supermarket lho, jadi bukan hanya di toko-toko Indonesia, tapi juga di supermarket2 besar punya bule2 itu. Dan laris juga lho,, mengalahkan merk seperti produk malay m*ggie, ramyun korea atau ramen jepang! Dari segi harga Indomie juga lebih murah dibanding produk negara lain.
Hmm,,can't be more proud of Indonesian product.
Semoga semakin banyak lagi produk-produk dalam negeri yang melanglang buana ke luar negeri dan membanggakan Indonesia. ^^
Pip, seleranya kaya bule, paling suka goreng-goreng.
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
9:05 AM
1 komentar
Label: Indonesia Bangga
Rabu, 02 Juni 2010
Gaza Tidak Membutuhkanmu!
From: Santi Soekanto
Sent: Sunday, May 30, 2010 8:47 AM
To: Tomi Satryatomo; Tomi Satryatomo
Subject: Just sharıng - Gaza Tidak Membutuhkanmu
Gaza Tidak Membutuhkanmu!
Di atas M/S Mavi Marmara, di Laut Tengah, 180 mil dari Pantai Gaza.
Sudah lebih dari 24 jam berlalu sejak kapal ini berhenti bergerak karena sejumlah alasan, terutama menanti datangnya sebuah lagi kapal dari Irlandia dan datangnya sejumlah anggota parlemen beberapa negara Eropa yang akan ikut dalam kafilah Freedom Flotilla menuju Gaza. Kami masih menanti, masih tidak pasti, sementara berita berbagai ancaman Israel berseliweran.
Ada banyak cara untuk melewatkan waktu – banyak di antara kami yang membaca Al-Quran, berzikir atau membaca. Ada yang sibuk mengadakan halaqah. Beyza Akturk dari Turki mengadakan kelas kursus bahasa Arab untuk peserta Muslimah Turki. Senan Mohammed dari Kuwait mengundang seorang ahli hadist, Dr Usama Al-Kandari, untuk memberikan kelas Hadits Arbain an-Nawawiyah secara singkat dan berjanji bahwa para peserta akan mendapat sertifikat.
Wartawan sibuk sendiri, para aktivis – terutama veteran perjalanan-perjalanan ke Gaza sebelumnya – mondar-mandir; ada yang petantang-petenteng memasuki ruang media sambil menyatakan bahwa dia “tangan kanan” seorang politisi Inggris yang pernah menjadi motor salah satu konvoi ke Gaza.
Activism
Ada begitu banyak activism, heroism…Bahkan ada seorang peserta kafilah yangmengenakan T-Shirt yang di bagian dadanya bertuliskan “Heroes of Islam” alias “Para Pahlawan Islam.” Di sinilah terasa sungguh betapa pentingnya menjaga integritas niat agar selalu lurus karena Allah Ta’ala.
Yang wartawan sering merasa hebat dan powerful karena mendapat perlakuan khusus berupa akses komunikasi dengan dunia luar sementara para peserta lain tidak. Yang berposisi penting di negeri asal, misalnya anggota parlemen atau pengusaha, mungkin merasa diri penting karena sumbangan material yang besar terhadap Gaza.
Kalau dibiarkan riya’ akan menyelusup, na’udzubillahi min dzaalik, dan semua kerja keras ini bukan saja akan kehilangan makna bagaikan buih air laut yang terhempas ke pantai, tapi bahkan menjadi lebih hina karena menjadi sumber amarah Allah Ta’ala.
Mengerem
Dari waktu ke waktu, ketika kesibukan dan kegelisahan memikirkan pekejaan menyita kesempatan untuk duduk merenung dan tafakkur, sungguh perlu bagiku untuk mengerem dan mengingatkan diri sendiri. Apa yang kau lakukan Santi? Untuk apa kau lakukan ini Santi? Tidakkah seharusnya kau berlindung kepada Allah dari ketidak-ikhlasan dan riya’? Kau pernah berada dalam situasi ketika orang menganggapmu berharga, ucapanmu patut didengar, hanya karena posisimu di sebuah penerbitan? And where did that lead you? Had that situation led you to Allah, to Allah’s blessing and pleasure, or had all those times brought you Allah’s anger and displeasure?
Kalau hanya sekedar penghargaan manusia yang kubutuhkan di sini, Subhanallah, sungguh banyak orang yang jauh lebih layak dihargai oleh seisi dunia di sini. Mulai dari Presiden IHH Fahmi Bulent Yildirim sampai seorang Muslimah muda pendiam dan shalihah yang tidak banyak berbicara selain sibuk membantu agar kawan-kawannya mendapat sarapan, makan siang dan malam pada waktunya… Dari para ‘ulama terkemuka di atas kapal ini, sampai beberapa pria ikhlas yang tanpa banyak bicara sibuk membersihkan bekas puntung rokok sejumlah perokok ndableg.
Kalau hanya sekedar penghargaan manusia yang kubutuhkan di sini, Subhanallah, di tempat ini juga ada orang-orang terkenal yang petantang-petenteng karena ketenaran mereka.
Semua berteriak, “Untuk Gaza!” namun siapakah di antara mereka yang teriakannya memenangkan ridha Allah? Hanya Allah yang tahu.
Gaza Tak Butuh Aku
Dari waktu ke waktu, aku perlu memperingatkan diriku bahwa Al-Quds tidak membutuhkan aku. Gaza tidak membutuhkan aku. Palestina tidak membutuhkan aku.
Masjidil Aqsha milik Allah dan hanya membutuhkan pertolongan Allah. Gaza hanya butuh Allah. Palestina hanya membutuhkan Allah. Bila Allah mau, sungguh mudah bagiNya untuk saat ini juga, detik ini juga, membebaskan Masjidil Aqsha. Membebaskan Gaza dan seluruh Palestina.
Akulah yang butuh berada di sini, suamiku Dzikrullah-lah yang butuh berada di sini karena kami ingin Allah memasukkan nama kami ke dalam daftar hamba-hambaNya yang bergerak – betapa pun sedikitnya – menolong agamaNya. Menolong membebaskan Al-Quds.
Sungguh mudah menjeritkan slogan-slogan, Bir ruh, bid dam, nafdika ya Aqsha… Bir ruh bid dam, nafdika ya Gaza!
Namun sungguh sulit memelihara kesamaan antara seruan lisan dengan seruan hati.
Cara Allah Mengingatkan
Aku berusaha mengingatkan diriku selalu. Namun Allah selalu punya cara terbaik untuk mengingatkan aku.
Pagi ini aku ke kamar mandi untuk membersihkan diri sekedarnya – karena tak mungkin mandi di tempat dengan air terbatas seperti ini, betapa pun gerah dan bau asemnya tubuhku.
Begitu masuk ke salah satu bilik, ternyata toilet jongkok yang dioperasikan dengan sistem vacuum seperti di pesawat itu dalam keadaan mampheeeeet karena ada dua potongan kuning coklaaat…menyumbat lubangnya! Apa yang harus kulakukan? Masih ada satu bilik dengan toilet yang berfungsi, namun kalau kulakukan itu, alangkah tak bertanggung-jawabnya aku rasanya? Kalau aku mengajarkan kepada anak-anak bahwa apa pun yang kita lakukan untuk membantu mereka yang fii sabilillah akan dihitung sebagai amal fii sabilillah, maka bukankah sekarang waktunya aku melaksanakan apa yang kuceramahkan?
Entah berapa kali kutekan tombol flush, tak berhasil. Kotoran itu ndableg bertahan di situ. Kukosongkan sebuah keranjang sampah dan kuisi dengan air sebanyak mungkin – sesuatu yang sebenarnya terlarang karena semua peserta kafilah sudah diperingatkan untuk menghemat air – lalu kusiramkan ke toilet.
Masih ndableg.
Kucoba lagi menyiram…
Masih ndableg.
Tidak ada cara lain. Aku harus menggunakan tanganku sendiri…
Kubungkus tanganku dengan tas plastik. Kupencet sekali lagi tombol flush. Sambil sedikit melengos dan menahan nafas, kudorong tangan kiriku ke lubang toilet…
Blus!
Si kotoran ndableg itu pun hilang disedot pipa entah kemana…
Lebih dari 10 menit kemudian kupakai untuk membersihkan diriku sebaik mungkin sebelum kembali ke ruang perempuan, namun tetap saja aku merasa tak bersih. Bukan di badan, mungkin, tapi di pikiranku, di jiwaku.
Ada peringatan Allah di dalam kejadian tadi – agar aku berendah-hati, agar aku ingat bahwa sehebat dan sepenting apa pun tampaknya tugas dan pekerjaanku, bila kulakukan tanpa keikhlasan, maka tak ada artinya atau bahkan lebih hina daripada mendorong kotoran ndableg tadi.
Allahumaj’alni minat tawwabiin…
Allahumaj’alni minal mutatahirin…
Allahumaj’alni min ibadikas-salihin…
29 Mei 2010, 22:20
Santi Soekanto
Ibu rumah tangga dan wartawan yang ikut dalam kafilah Freedom Flotilla to Gaza Mei 2010.
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
9:48 PM
0
komentar
Label: Inspiring Story, Jalan menuju surga
Jumat, 12 Februari 2010
I Carry Your Heart With Me
by E. E. Cummings
i carry your heart with me (i carry it in my heart)
i am never without it (anywhere i go you go,my dear;
and whatever is done by only me is your doing,my darling)
i fear no fate (for you are my fate,my sweet)
i want no world (for beautiful you are my world,my true)
and it's you are whatever a moon has always meant
and whatever a sun will always sing is you
here is the deepest secret nobody knows
(here is the root of the root and the bud of the bud
and the sky of the sky of a tree called life; which grows
higher than the soul can hope or mind can hide)
and this is the wonder that's keeping the stars apart
i carry your heart (i carry it in my heart)
What A Lovely Poem...
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
4:36 PM
0
komentar
Sabtu, 30 Januari 2010
Funny quotes
brain cells come and brain cells go, but fat cells live forever
Everyone has photographic memory; some just don't have the film.
There are three sides of an arguement -- your side, my side and the right side.
Girls are like phones. We love to be held, talked too but if you press the wrong button you'll be disconnected!
When I die, I want to go peacefully like my Grandfather did, in his sleep -- not screaming and yelling like the passengers in his car.
Never be afraid to try something new. Remember, amateurs built the ark. Professionals built the Titanic.
Men are like bank accounts. Without a lot of money they don't generate a lot of interest.
dogs have owners, cats have staff
Borrow money from a pessimist- they don't expect it back
"I could tell that my parents hated me. My bath toys were a toaster and a radio."- Rodney Dangerfield
"Men marry women with the hope they will never change. Women marry men with the hope they will change. Invaribly they are both disappointed."- Albert Einstein
"Marriage is give and take. You'd better give it to her or she'll take it anyway." - Joey Adams
"No,please don't eat me. I have a wife and kids,eat them." - Homer Simpson
"Son, if you really want something in this life, you have to work for it. Now quiet! They're about to announce the lottery numbers." - Homer Simpson
"Beware of the young doctor and the old barber."- Benjamin Franklin.
"Life is what happens to you while you're busy making other plans"- John Lennon.
" When i was a kid, I used to pray every night for a new bicycle. Then I realized that Lord doesn't work that way, so I stole one and asked Him to forgive me"- Emo Phillips
" You can only be young once, but you can always be immature" - Dave Barry
"Oh, you hate your job? Why didn't you say so? There's a support group for that. It's called EVERYBODY, and they meet at the bar"- Drew Carrey
" Life begins at 40- but so do fallen arches, rheumatism, faulty eyesight, and the tendency to tell a story to the same person, three or four times"- Helen Rowland
" An Archeologist is the best husband a woman can have. The older she gets the more interested he is in her"- Agatha Christie
Ha Ha Ha.....
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
1:07 PM
0
komentar
Label: Inspiring Story
Senin, 07 Desember 2009
Kangen Jusuf ''Solusi'' Kalla
10 NOVEMBER lalu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar meminta maaf kepada rakyat karena PLN gagal menyediakan pasokan listrik. Pemerintah berjanji, pasokan listrik di Jakarta akan pulih minggu ketiga Desember. Menanggapi laporan para menterinya, Wakil Presiden Boediono meminta departemen dan kementerian mempersiapkan pasokan listrik dalam jangka panjang.
Pemadaman listrik bergilir lebih parah pernah terjadi Juli 2008. Tidak hanya menimpa kawasan permukiman di Jakarta, tapi juga kawasan industri di sekitar Jakarta. Puluhan pengusaha Jepang langsung memprotes Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mereka mengancam akan memindahkan pabriknya ke Tiongkok bila pemerintah gagal menjamin stabilitas pasokan listrik.
Menanggapi ancaman pengusaha Jepang, Wakil Presiden Jusuf Kalla bergeming. Dia meminta pengusaha bertahan dengan mengatakan bahwa Tiongkok pun pernah mengalami kekurangan pasokan listrik sebelum proyek-proyek pembangkitnya selesai dibangun. Dia berjanji pemadaman bergilir akan berakhir dalam sepekan.
Setelah berhasil meyakinkan pengusaha Jepang, Kalla segera mengeluarkan maklumat.
- Kantor pemerintah diperintahkan tutup sebelum pukul 17.00.
- Lampu-lampu kantor dan reklame juga wajib dipadamkan.
- Pendingin ruangan wajib disetel pada suhu 25 derajat Celsius.
- Pengusaha juga diimbau bergiliran bekerja dengan memaksimalkan pekerjaan pada Sabtu-Minggu, ketika beban puncak kebutuhan listrik berkurang.
Hasilnya, pemadaman bergilir langsung berhenti dua hari kemudian.
Sejumlah orang dekatnya mengatakan, solusi adalah nama tengah Kalla. Sejumlah menteri pun mengakui ide-ide orisinal dan out of the box Kalla yang muncul begitu cepat dalam merespons persoalan pelik. Ketika orang lain berpikir untuk swasembada harus dilakukan dengan menambah luasan lahan, Kalla justru memerintahkan distribusi bibit unggul secara gratis.
Ketika Departemen Pertanian menyodorkan proposal program peningkatan teknologi pascapanen, Kalla justru memerintahkan agar membagikan terpal plastik sebagai alas pengolahan pascapanen di sawah. ‘’Kalau setiap hektare ada satu kilogram gabah yang hilang ketika dipanen, ada 2 juta ton yang hilang setiap musim panen. Itu artinya tidak perlu impor beras,‘’ katanya.
Ketika Bank Century kolaps, Gubernur BI Boediono dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati segera meminta pemerintah memberikan penjaminan penuh ( blanket guarantee ) dana nasabah Bank Century. Usul itu ditolak Kalla. Wapres langsung menelepon Kapolri, memerintahkan agar pemilik Century Robert Tantular ditahan. Tiga jam kemudian, Kapolri melapor bahwa Robert sudah ditahan serta dana Rp 12 triliun yang dilarikan ke luar negeri dibekukan dan dalam proses repratriasi ke Indonesia. ‘’Untung saja waktu itu punya Wapres Jusuf Kalla yang tegas menolak pengucuran bailout,‘’ tegas anggota FPDIP DPR Gayus Lumbuun di gedung DPR kemarin (12/11).
Tak heran, ketika Polri dan KPK berseteru soal kasus Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah, banyak orang yang kangen dengan solusi ala Jusuf Kalla. Kasus itu diyakini tak akan berlarut-larut bila Kalla masih ada di dalam pemerintah.
Meski tak banyak terdengar, kiprah Kalla dalam mendamaikan konflik terbuka antarlembaga tinggi negara sudah banyak teruji. Konflik terbuka antara Mahkamah Agung dan Badan Pemeriksa Keuangan tentang audit biaya perkara yang terancam berujung ke proses pidana —Ketua BPK Anwar Nasution sudah melaporkan Ketua MA (ketika itu) Bagir Manan ke Mabes Polri— dapat diselesaikan dengan mediasi Kalla.
Seorang staf Kalla menuturkan, ketika kasus tersebut mulai bergulir ke penyelesaian melalui jalur pengadilan, Kalla segera mengontak Anwar Nasution untuk menawarkan penyelesaian di luar jalur pengadilan. Pada saat yang sama, Kalla pun segera mengontak Bagir Manan. Upaya perdamaian dapat mulus berjalan karena Kalla menggunakan pendekatan melalui jalur HMI. Baik Anwar, Bagir, maupun Kalla ternyata sama-sama pernah bergiat di HMI. Tak heran bila kedua tokoh yang sama-sama keras itu melunak.
Setelah kedua pihak setuju menempuh jalur non pengadilan, proses perdamaian formal selanjutnya diambil alih Presiden SBY dengan mengundang kedua tokoh bertemu di Istana Merdeka. Setelah pertemuan, laporan Anwar ke Mabes Polri dicabut, MA melunak soal audit biaya perkara, dan Presiden SBY mendapat pujian karena dianggap mampu menyelesaikan konflik itu ‘‘secara adat’‘.
Kalla tak hanya sekali memberikan solusi soal hukum. Beberapa waktu lalu, Kalla mendapat telepon dari Kepala BKPM Muhammad Luthfi. Dia mengeluhkan ada dua investor asal Singapura yang ditahan di Kepulauan Riau karena tertangkap tangan berjudi kecil-kecilan. Tiga bulan lamanya kasus itu mengendap di meja polisi dan kejaksaan, sementara proyek dan ratusan pegawainya terbengkalai.
Sambil menahan murka, malam itu juga Kalla menelepon Kapolda dan Kajati Kepulauan Riau. Dia meminta agar kasus tersebut diprioritaskan untuk diselesaikan. Dua hari kemudian, kasus itu disidangkan dan dua investor tersebut dibebaskan karena masa penahanannya tepat dengan vonis hakim. Kasus itu sempat menjadi berita yang sangat menonjol di koran terbesar di Singapura, The Straits Times. Kalla mendapatkan julukan Mr Quick Fix dari koran yang diterbitkan Singapore Press Holdings itu.
Rasa kangen kepada Kalla tak hanya dirasakan masyarakat. Puluhan wartawan yang ngepos di Istana Wakil Presiden pun merasa kehilangan salah seorang narasumber terbaik. Kebijakan Wapres Boediono yang membatasi akses informasi dengan sangat selektif menerima tamu maupun menjadi pembicara di forum-forum publik membuat wartawan mati kutu. Bila pada masa Kalla wartawan di Istana Wapres dimanjakan dengan tiga-empat kali rapat sehari, yang setiap rapat selalu menghasilkan keputusan penting, sekarang dua kali sepekan pun sudah dianggap berkah.
Wartawan Istana Wapres yang biasanya mengandalkan press briefing setiap Jumat untuk mencecar soal isu-isu terkini dan mempertanyakan kebijakan-kebijakan pemerintah kini banyak bengong. Menunggu-nunggu Wapres Boediono memberikan keterangan tentang satu-dua isu ekonomi, kadang kala.
Catatan : Ibnu Yunianto , dimuat Jawapos edisi Minggu 15 November 2009.
Rindu pemimpin seperti beliau,, lugas, tegas, cepat!
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
9:15 AM
0
komentar
Jumat, 30 Oktober 2009
Syafaat

Syafaat, yang diambil dari kata syafa‘a ini, dalam istilah berarti memohonkan ampunan untuk dosa yang telah diperbuat. Syafaat juga berarti permohonan ampun oleh seseorang yang memiliki hak syafaat untuk orang yang berhak mendapatkannya. Jadi, syafaat Nabi SAWW atau manusia-manusia suci lainnya untuk sekelompok umat berarti doa, permohonan ampun, atau juga permintaan atas sebuah hajat ke hadirat Allah SWT untuk umat yang menerima syafaat. Ringkasnya, makna syafaat tidak jauh berbeda dari doa.
Dalam kitab suci Al Quran Al-Karim, kata syafaat dipergunakan untuk menunjukkan beberapa arti yang berlainan. Jumlah seluruh ayat yang secara langsung menyebut masalah syafaat ini adalah 25 ayat yang tersebar di delapan belas surat Al Quran. Semua ayat tadi menunjukkan arti permohonan ampun atas dosa-dosa seperti yang disebutkan dalam arti istilah syafaat yang pertama dan tidak mengacu pada permohonan akan kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT.
Ka’ab Al-Ahbar membawakan hadis yang sama dengan riwayat Abu Hurairah bahwa Rasulullah Muhammad SAW bersabda,
لكلّ نبي دعوة يدعوها فأريد أن أختبئ دعوتي شفاعة لأمّتي يوم القيامة
kalau begitu siapakah yang bisa mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW?
hadits Rasulullah SAW, hadits mutafaqun'alaih, shahih Bukhari Muslim:
Dari Nabi SAW, beliau bersabda: "Ada tujuh golongan yang bakal dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu:
Yang pertama, imamun adil, pemimpin yang adil, hakim yang adil. Subhanallah, terdepan, yang pertama mendapat perlindungan Allah. Dan sungguh negeri Indonesia yang tercinta ini sangat merindukan pemimpin yang adil, hakim yang adil.
Yang kedua, pemuda yang aktif, gesit, dalam ibadah kepada Allah SWT.Aktivitasnya mendekatkan dirinya kepada Allah SWT.
Yang ketiga, manusia, hamba Allah, yang hatinya senang berada di dalam masjid. Dia betah di masjid. Shalat berjama'ah, ia senang, subuh-subuh ia menegakkan shalat berjamaah. Allahu Akbar, tentu ini hamba Allah yang benar-benar beriman kepada Allah.
Kemudian yang keempat, orang yang bersedakah yang tangan kanannya memberi tapi tangan kirinya tidak tahu. Subhanallah.. Apa ini? Orang yang ikhlash, tidak riya, tidak ujub.
Kemudian yang kelima, orang yang saling mencintai karena Allah, bertemu karena Allah, berpisah karena Allah.
Yang keenam, sangat sulit ini, pemuda yang dirayu, digoda, oleh wanita cantik yang memiliki kekayaan, lalu ia berkata: "Aku takut kepada Allah". Keinginan maksiatnya ada, tapi rasa takutnya kepada Allah lebih hebat, sehingga ia tidak mau melakukan kemaksiatan. Kita sangat merindukan pemuda, yang memiliki kualitas keimanan yang luar biasa, sehingga ia mampu menahan dari berbagai macam godaan.
Kemudian yang ketujuh, yaitu pemuda, atau hamba Allah, atau orang yang dalam ingatannya kepada Allah, dalam ibadahnya, dalam doanya, dalam dzikirnya, ia menangis. Allahu Akbar, menangis.. Dua tetesan yang dibanggakan Allah di hari kiamat, pertama tetesan darah fii sabilillah, kedua tetesan air mata karena menangis, takut azab Allah, karena merasa bersalah atas segala dosa yang ia lakukan kepada Allah, karena ia sangat mencintai Allah.
Subhanallah.. Inilah golongan yang kelak mendapat pertolongan Allah di hari kiamat kelak. Subhanakallahumma wabihamdika asyhaduallaailaahailla anta astaghfiruka wa atubuilaik.
Semoga kita termasuk dalam golongan tersebut
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
6:56 AM
0
komentar
Label: Inspiring Story, Jalan menuju surga, Rindu Rosul
Sabtu, 24 Oktober 2009
Hidup Benar dari Jam ke Jam
Setelah sholat Isya, seorang gadis kecil mendatangi ayahnya. Sang Ayah sedang mengerjakan sholat sunnah. Setelah mengucapkan salam, Sang ayah menatap anaknya, " ada Apa Nak ? "
“Ayah, apakah kita bisa hidup tanpa berdosa selama hidup kita?”.
Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata,
“Tidak, nak. Manusia sering melakukan kekhilafan secara sadar maupun tidak. Itulah kenapa kita diperintahkan memohon ampun kepada Allah setiap hari”.
Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi, “Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun?”
Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.
“Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan selama 1 bulan?”
Ayahnya tertawa, “Itu sangat sulit, nak”.
“OK ayah, ini yang terakhir kali, apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja?”.
Ayahnya berfikir sebentar, kemudian Ia mengangguk, "Jika dia berusaha dan Allah memberikan Hidayah maka kemungkinan besar bisa, Nak".
Anak ini tersenyum lega.
"Baiklah, jika demikian, aku akan berusaha hidup benar dari jam ke jam, Ayah. Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar.... "
Sang Ayah berkaca-kaca menatap Putrinya:
" Apa yang kau katakan penuh dengan Hikmah, semoga Alloh selalu memberimu petunjuk.."
Subhanallah,,sungguh cerita yang sangat menginspirasi...
Sebuah pemikiran yang sederhana namun sarat dengan hikmah dan sangat masuk di akal. Kenapa kita tidak mencoba menjaga diri kita dan mencoba hidup benar setiap jam nya,,sungguh yang demikian itu sangat mungkin dilakukan dan dijaga jika kita berusaha. Dan bila kita sungguh2 berusaha dan telah dapat hidup dengan benar setiap jam nya, maka impian untuk hidup dengan benar atau minimal mendekatinya tidaklah sejauh yang kita kira....amin..semoga Allah merahmati...
Aku akan mencoba hidup dengan benar dari jam ke jam
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
8:49 PM
0
komentar
Label: Inspiring Story
Jumat, 23 Oktober 2009
Keabadian - Reza
Kau pasti takkan tinggalkanku selalu bersama
Mungkinkah kau mencintai diriku selama lamanya
Hingga maut memisahkan
Bukan hanya cinta yang sesaat terus menghilang
Bila hasrat telah usai
Bukan berarti aku tak percaya akan kesungguhanmu
Tapi perihku dimasa yang lalu belum juga hilang
Selalu membayangi
Mungkinkah terwujud keabadian
Uuh...bila hasrat t'lah usai
tapi emg keren n sexy bgt suaranya reza...^^
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
9:26 PM
0
komentar
Label: My heart sing this song
Sabtu, 03 Oktober 2009
Balada si Berat Badan (Part II: Let's go Diet!!)
Masih sehubungan dengan berat badan yang naik tidak terkontrol, akhirnya sekarang aku memutuskan untuk diet! yup, Diet!
Sebenernya pas bulan puasa kemarin aku dah ngurangin makanku danberhasil turun 2,5 kg loh,,tapi bis ebaran naik lagi 3 kg..huhuhu
Maka dari itu walaupun aku ga suka bgt yang namanya diet,,tapi kayanya sekarang ga ada pilihan lagi. Mau ga mau harus kulakukan. Targetku siy turun 4-5 kg..sampai tercapai berat kurang lebih 45 kg lah..
Nah,,sekarang aku mo berbagi sesuatu nih. Kemarin aku sempet browsing tips2 diet..Ada 1 artikel dari drarief.com nih,,penting buat diperhatikan bagi orang yg lagi diet.
"Mengurangi berat badan harus dilakukan dengan mengurangi kalori dan meningkatkan aktivitas fisik. Juga sebaiknya menghindari program diet ketat yang menjanjikan dengan cepat atau mudah menurunkan berat badan.
Menurunnya berat badan dalam diet ketat biasanya disebabkan karena kekurangan air dan melemahnya kondisi tubuh. Program diet ketat mungkin hasilnya lebih cepat, tetapi bukan berarti tidak ada efek sampingnya terhadap kesehatan.
Tips untuk berat badan ideal:
- Kehilangan berat badan 0.5-1 kg seminggu, dibolehkan asal tidak mengganggu emosi, kelelahan, dan daya tubuh melemah. Ini dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah kadar asupan kalori setiap hari sampai 500 kalori dan meningkatkan aktivitas fisik… kedengarannya berat ? memang :)
- Pilih berbagai makanan dari seluruh kelompok makanan di tingkatan panduan makanan sehat (Food Guide Pyramid). Jangan memblok kalori terlalu rendah. Karena hal ini dapat memperlambat metabolisme dan sulit untuk mengkonsumsi gizi yang diperlukan untuk kinerja dan kesehatan.
- Jangan sampai telat makan. Asupan makanan secara teratur, atau makan tiga kali sehari, adalah penting untuk bahan bakar tubuh. Selain itu, jangan menunggu lapar karena bisa membuat anda nantinya kebanyakan makan.
- Makan makanan dengan porsi yang sedikit. Penurunan porsi makanan anda akan membantu mengurangi jumlah kadar asupan kalori.
- Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi. Selain air, es teh tawar dan minuman non kafein dapat membantu mengurangi jumlah kadar asupan kalori setiap hari dan membantu anda untuk tetap tidak kekurangan air.
- Makan dengan perlahan-lahan. Tubuh butuh penyesuaian terhadap makanan untuk dimakan dan mengirim sinyal kenyang ke otak. Makan perlahan membantu mencegah dari kebanyakan makan.
- Memilih makanan rendah lemak dapat membantu mengurangi berat badan dan mengurangi total asupan kalori. Mengisi makanan alami dalam kadar serat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, kacang, dan seluruh biji-bijian, dan membatasi lemak tinggi seperti keju, mentega, minyak, seluruh susu, daging merah, dan makanan manis.
- Jangan hentikan memakan makanan berlemak. Banyak atlet merasa bahwa asupan lemak adalah masalah bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Meskipun kelebihan lemak bisa menyebabkan berat badan bertambah tetapi sejumlah lemak diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kinerja kita.
- Makan makanan yang lebih banyak sebelum melakukan aktivitas yang besar pada siang hari, dan makan makanan kecil di malam hari. Biasanya malam hari sangat minim kegiatan, jika makan banyak pada malam hari akan menjadi penimbunan lemak di tubuh. Lihat pola makan 3-2-1 di sini.
- Makan makanan favorit anda secara bertahap. Jika anda menolak makanan berlemak favorit anda, biasanya anda akan cenderung lebih menginginkannya dan akhirnya memakannya secara berlebihan. Setiap makanan baik untuk dimakan namun makanlah dengan porsi secukupnya."
Moga cuplikan artikel ini bermanfaat buat sesama pejuang diet lainnya..Gudlak kawan,,semoga berhasil!
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
9:08 AM
0
komentar
Kamis, 01 Oktober 2009
Balada Si Berat Badan (Part I : Sejarah Perkembangan)
Dan kebetulan memang pas jaman sekolah dari SD mpe SMA, aku ini termasuk kurus singset langsing lho..^^
Baru setelah kuliah di jogja dan jadi anak kos,,badanku mule sedikit melar...sedikiiit...
Yah, paling banter 42 kg (dengan tinggi seratus lima puluh sekian cm)
Well,,proses penggendutanku baru dimulai pas kuliah semester 8.
Jadi ceritanya waktu itu sekitar bulan Mei tahun 2008 aku sakit Demam berdarah + tipes! Mengenaskan memang,,,gara2 sakit itu aku dirawat di rumah sakit selama 1 minggu.
Pada awalnya aku memang ga doyan makan,,tapi setelah akhir2 dan setelah keluar dari rumah sakit ntah kenapa nafsu makanku gila2an..
Mamahku tersayang juga malah sangat mendukung nafsu makanku dengan semakin menyediakan berbagai jenis makanan, minuman kesehatan dan buah-buahan..
"lagi masa penyembuhan.." begitu kata beliau.
Dan,, yah, seperti diduga berat badanku naik dan badanku melar.
Hmm,,tapi karena menurutku masih dalam batas normal aku ya cuek2 saja..malah lebih berisi lebih seksi menurutku..hehe..menurutku lho...
Gara-gara kejadian itu beratku naik jadi sekitar 44-45 kg.
Proses penggendutan kedua yang lebih parah terjadi sekitar akhir Juli atau awal Agustus di tahun yang sama. Pada masa itu,, di Jogja sedang terjadi yang namanya wabah penyakit hepatitis A! Jumlah mahasiswa dan anak kos di jogja yang terkena ratusan. Emang bener2 parah waktu itu,,dan ironisnya yang banyak terkena justru mahasiswa di lingkungan kampus kesehatan (KU,KG,Farmasi). Di kampusku sendiri kayanya jumlahnya yg paling banyak deh di antara kampus2 lainnya. Dosen2 pun banyak yang kena.
Aku yang pada waktu itu lagi sibuk skripsi jadi kurang memperhatikan kesehatan dan kurang istirahat pun akhirnya turut menjadi korban keganasan hepatitis A tersebut. Karena telat ditangani sakitku terbilang cukup parah, SGOP dan SGPT sampai lebih dari 2000!
Akhirnya aku dibawa pulang ke rumah dan dirawat sampai sekitar 1 bulanan.
Dan tau sendiri kan kalau hepatitis itu salah satu perawatannya dengan minum curcuma yang notabene penambah nafsu makan! Selain itu, karena terus menerus mual dan muntah jadi aku disuruh mengkonsumsi minuman manis terus byar ga lemes.. (sampai sudah sembuh pun kebiasaan ini masih kebawa)
Daaan....yap,,seperti sebelumnya,,berat badanku naik dan kali ini pemelaran bentuk badan cukup keterlaluan.. Beratku naik mencapai 47 kg!
Jadi diitung-itung dalam jangka waktu kurang lebih 3 bulan beratku naik 5 kg! (dengan tinggi badan yang tidak bertambah!)
Kesimpulannya ya kaya yang di iklan tuh,,tumbuh-ke-samping!
Sampai di titik itu,,aku masih belum begitu perduli sama badanku yang melar, walau semua orang bilang aku gendut banget. Well,,mungkin karna saat itu ada teman seperjuangan juga, Andin, yang mengalami nasib yang sungguh mirip. Bahkan lebih banyak naiknya,,hampir 2x lipatku..hehe (piss ndin;p).
Jadi aku ngrasanya belum parah bgt...dan lagi pacarku juga ga komplain sama sekali tuh.
Bahkan dia senantiasa siap sedia menyuplaiku dengan berbagai makanan dan minuman supaya aku sehat dan ga sakit-sakit lagi..
Bener-bener my guilty pleasure..
Tapi sayangnya, tragedi itu tidak berakhir di situ saja.
Yup,, proses penggendutan masih berlanjut saat aku sudah lulus S1 dan mulai koas.
Pas udah mue koas, pola makanku sungguh kacau!
Bayangin aja, aku sarapan pagi jam set 8 pake susu plus roti, Jam 10 di kampus pasti di ajak makan sama temen2 di kantin, pulang koas jam 3-4 makan lagi sama temen2, nanti malem jam 8an makan lagi ma temen kos.
Gimana ga gendut coba??? Aaaaargggghhh.....
Daaan,,,seperti sebelum-sebelumnya beratku naik lagi,,badanku melar lagi..
Tapi kali ini sudah tak bisa dibiarkan,, beratku almost 50!! sungguh luar biasa..
makanya wlopun bener2 benci yang namanya diet,,kali ini tampaknya terpaksa kulakukan..
Mari kencangkan ikat pinggang,,tahan segala macam godaan dan hawa nafsu,,,mari kita mulai berdiet..
Doakan saya ya teman2...saya pasti bisa!!
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
8:33 AM
0
komentar
Label: Confessions of a Drama Queen
Senin, 31 Agustus 2009
Ketika tangan dan Kaki Bicara
Lagu yang sangat menyentuh dari Chrisye,, dimana liriknya dibuat oleh Taufik Ismail.
Lirik lagu ini terinspirasi dari Surat Yasin ayat 65, yang berbunyi: A'udzubillahi minasy syaithonirrojim. "Alyauma nakhtimu 'alaa afwahihim, wa tukallimuna aidhihim, wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanu yaksibuun"
Artinya: "Pada hari ini Kami akan tutup mulut mereka, dan tangan mereka akan berkata kepada Kami, dan kaki mereka akan bersaksi tentang apa yang telah mereka lakukan."
Di dalam memoarnya yang dituliskan Alberthiene Endah, Chrisye Sebuah Memoar Musikal, 2007 (halaman 308-309), bertutur Chrisye:
"Lirik yang dibuat Taufiq Ismail adalah satu-satunya lirik dahsyat sepanjang karier, yang menggetarkan sekujur tubuh saya. Ada kekuatan misterius yang tersimpan dalam lirik itu. Liriknya benar-benar mencekam dan menggetarkan. Dibungkus melodi yang begitu menyayat, lagu itu bertambah susah saya nyanyikan! Di kamar, saya berkali-kali menyanyikan lagu itu. Baru dua baris, air mata saya membanjir. Saya coba lagi. Menangis lagi."
"Walau sudah ditenangkan Yanti dan Taufiq, tetap saja saya menemukan kesulitan saat mencoba merekam di studio. Gagal, dan gagal lagi. Berkali-kali saya menangis dan duduk dengan lemas. Gila! Seumur-umur, sepanjang sejarah karir saya, belum pernah saya merasakan hal seperti ini. Dilumpuhkan oleh lagu sendiri!"
"Butuh kekuatan untuk menyanyikan lagu itu. Erwin Gutawa sudah senewen karena tinggal 1 lagu itu yang belum selesai direkam. Hari terakhir menjelang ke Australia, saya lalu mengajak Yanti ke studio, menemani saya rekaman. Yanti sholat khusus untuk mendoakan saya. Dengan susah payah, akhirnya saya bisa menyanyikan lagu itu hingga selesai. Dan tidak ada take ulang! Tidak mungkin. Karena saya sudah menangis dan tak sanggup menyanyikannya lagi!"
Jadi jika sekarang Anda mendengarkan lagu ini, ini adalah suara Chrisye dengan getaran yang paling autentik, dan tak terulang! Jangankan menyanyikannya lagi, bila mendengarkan lagu itu saja, Chrisye berkata: rasanya ingin berlari!
Subhannallah,,,sungguh luar biasa penghayatan Chrisye terhadap hari pengadilan
*****
Pada subuh hari Jum'at, 30 Maret 2007, pukul 04.08, penyanyi legendaris Chrisye wafat dalam usia 58 tahun, setelah tiga tahun lebih keluar masuk rumah sakit, termasuk berobat di Singapura.
Semoga penyanyi yang lembut hati dan pengunjung setia masjid ini, tangan dan kakinya kelak akan bersaksi tentang amal salehnya serta menuntunnya memasuki Gerbang Hari Akhir yang semoga terbuka lebar baginya. Amin.
*****
Siapkah kita jika tangan dan kaki kita bersaksi atas perbuatan kita??
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
8:50 AM
1 komentar
Label: My heart sing this song
Minggu, 30 Agustus 2009
PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU
Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku..
Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.
Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.
Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.
Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.
Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.
Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.
Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.
Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.
Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,
" Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya", lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !
Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.
Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.
Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.
Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.
Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, " Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?"
Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,
Dear Meisha,
Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku..
Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.
Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.
Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.
yours,
Mario
Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.
Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku.. Dia mencintai perempuan lain.
Aku mengumpulkan kekuatanku.. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku.. Surat itu aku simpan di amplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.
Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.
Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.
Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.
**********
Setahun kemudian…
Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.
" Mario, suamiku….
Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku.. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..
Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.
Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, " kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?"
Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.
Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.
Istrimu,
Rima"
Di surat yang lain,
"………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……"
Disurat yang kesekian,
"…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.
Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….
Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya…….."
Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.
Disurat terakhir, pagi ini…
"…………....Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.
Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.
Tahukah engkau suamiku,
Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………"
Jelita menatap Meisha, dan bercerita,
" Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……" Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.
Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.
Dear Meisha,
Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?
Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….
Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario.
Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.
Diposting oleh
Pip..pip..pip...Pipit
di
8:15 PM
0
komentar
Label: Inspiring Story
.jpg)